Masuk Teknik Informatika UNPAD, Berawal dari Semangat Ngeblog


Assalamu’alaikum.wr.wb. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.

Tanggal 22 Mei 2017 kemarin adalah salah satu hari yang paling membahagiakan bagi saya. Rasa tegang, cemas, takut, dan semua rasa negatif lainnya semua hilang ketika melihat kotak berwarna hijau pada laman pengumuman SNMPTN 2017. Hah, alhamdulillah saya berhasil masuk ke perguruan tinggi yang sebenarnya gak terlalu saya inginkan, Teknik Informatika Unpad. Sebenarnya saya sendiri sangat ingin masuk ke STEI ITB, fakultas teknik paling banyak diminati kedua se-Indonesia. Ya, gimana lagi, kalau niatnya ingin lulus SNMPTN, ya harus nyadar nilai. Masa, rata-rata nilai cuma 90 ngebet masuk ITB, kan gak logis.

Twibbon Saya Masuk Teknik Informatika Unpad.

Tapi, semua harus disyukuri, gak kebayang kalau saya harus ikutan SBMPTN yang ngasih soal-soal tingkat dewa yang bisa buat muntah dan sakit panas dingin. Hmm, meski temen saya sendiri ada yang masuk STEI ITB lewat SBMPTN, tapi ya, kalau saya sendiri gak yakin bisa lolos kayak dia. Bukannya ciut di awal, tapi ngeliat soal TO SBMPTN aja udah bingung ngerjainnya gimana. Hadeuh.

Teknik Informatika Sebagai Harapan

Saat saya SMA, saya sebenarnya gak suka-suka amat sama komputer. Bukan karena gak hobi atau emang gak suka. Tapi karena saya kena libas kurikulum 2013 yang menghapuskan pelajaran komputer di SMA. Akhirnya mau gimana lagi, gak bisa ngembangin bakat komputer saya, padahal saya di SMP termasuk siswa yang jago soal komputer.

Di SMA sendiri saya sangat suka dengan pelajaran ekonomi, suka banget. Entah kenapa, setiap ulangan saya serasa gampang mengisi semua soal yang diberikan oleh sang guru. Sampe-sampe, kelas 10 aja saya sudah bisa meraih nilai 3,6 alias 9, wau. Pemegang nilai terbesar satu sekolah untuk kalangan anak IPA yang memilih lintas peminatan ekonomi. Semua itu enggak gitu aja bisa saya raih, karena memang ketika saya mau masuk SMA, saya ada keinginan masuk prodi IPS karena cita-cita saya ingin menjadi seorang pengusaha sukses. Tapi, melihat keadaan sekolah, akhirnya saya putuskan untuk masuk IPA dan mengambil lintas Ekonomi.

Untuk teknik informatika sendiri, saya mulai menyukai bidang tersebut semenjak saya aktif ngeblog. Dari ngeblog, pikiran saya mulai terbuka. Saya merasa yakin dengan masuk ke teknik informatika saya bisa menjadi pengusaha sukses, pengusaha ala-ala pengangguran. Hmm, saya banyak terinspirasi dari para blogger yang bisa menghasilkan ratusan juta per bulan, alumni STEI ITB yang membuat website berguna bagi bangsa seperti zenius.net dan juga bukalapak.com. Seenggaknya saya sudah pede duluan, kalau mereka aja bisa, masa saya yang notabenenya sering nyabet rangking kelas kok gak bisa. Masa iya sih cuma mereka aja yang bisa sukses.

Selain alasan di atas, tentu kamu juga kenal kan dengan pendiri Facebook, si abang Mark, pendiri Microsoft, si mas Bill? “Jabatan” orang terkaya dunia saat ini sedang dipegang oleh orang-orang IT. Hmm, hal itu juga yang membuat saya lebih tertantang.

Teknik Informatika dan Ngeblog

Waktu bulan-bulan kemarin, setelah saya daftar ulang di Unpad, sebenarnya saya masih ikut seleksi masuk PKN STAN dengan alasan saya jago ekonomi, dan juga orang tua yang menginginkan saya masuk ke sana. Tapi apa daya, seleksi tahap 1 saya lolos, tahap 2 lolos, dan tahap 3 pun lolos. Eh sialnya, pas pengumuman final hasil akumulasi ketiga tahap seleksi saya gak lolos. Huff…

Entah karena kurang belajar, kurang do’a atau PKN STAN bukan yang terbaik buat saya, kegagalan itu membuat saya mau tidak mau harus menerima kalau saya harus masuk Unpad.

Tapi biarlah, setelah dipikir-pikir lagi, kalau saya masuk STAN, belum tentu saya bisa sukses di sana, ya mending bisa menjabat eslon pertama yang gajinya 100 juta per bulan. Kalau gagal? Paling cuma dapet gaji 6-8 juta per bulan.

Cuma lo bilang kang?

Haha, entah saya terlalu pede atau gimana ya. Saya kira gaji 8 juta per bulan bisa saya raih cuma dari hasil ngeblog. Entah gimana pola pikir saya, tapi saya yakin bisa meraih itu. Ya kan enak, kalau blog udah bisa ngalirin uang 8 juta per bulan. Sehari-hari saya bisa nyari kerjaan informatika semau saya, gak takut lagi kalau nanti keluarga kelaparan gak punya uang. Haha.

Yakin gak yakin, saya percaya kalau teknik informatika bisa membuat saya bahagia.

Berawal dari Semangat Ngeblog

Semua harus tau kalau pikiran itu gak datang tiba-tiba. Pikiran itu sudah datang ketika saya mulai aktif kembali ngeblog. Jujur, saya sendiri pada awalnya aneh, kenapa bisa para blogger yang kerjaannya cuma diem di kamar, dan nulis sebisanya, bisa meraup jutaan rupiah cuma dari ngeblog.

Setelah saya mendalami ilmu ngeblog, ternyata benar, blog adalah salah satu pekerjaan sambilan yang terbilang menguntungkan, bahkan bisa membuat kaya raya.

Kok bisa?

Gini deh, saat ini blog sudah menjadi salah satu media informasi dan pemberitaan populer, toh sekarang zamannya serba internet. Dan kalau kamu pikir lagi, apa yang dicari di internet? Informasi dari blog bro!

Artinya, dengan memiliki sebuah blog, sama saja dengan kamu telah memiliki sebuah stasiun televisi. Tinggal kemudian pengembangannya yang perlu diperhatikan.

Jadi, saya pikir gak usah lagi kerja di stasiun televisi kalau gajinya sama aja dengan ngeblog di rumah. Kan waktu lebih luang dan bisa digunakan untuk usaha yang lain kan?

Harapan Selanjutnya

Bismillah, semoga saja dengan masuknya saya ke teknik informatika Unpad, bisa menjadi jembatan bagi saya untuk dapat menggali ilmu lebih dalam seputar teknik informatika, dan bisa menjadi jembatan bagi bangsa untuk melakukan pembaharuan dan pemajuan di bidang tersebut, aamiin.

Semoga  jurnal ini bisa bermanfaat untuk kawan pembaca semua. Segala puji bagi Allah. Assalamu’alaikum.wr.wb.


Muhammad Fadillah Arsa

Panggil saja saya dengan sebutan "Kang Arsa". Seorang mahasiswa yang senang menulis. Karena dengan menulis, setiap ide akan mengalir menumbuhkan benih-benih pejuang baru...

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *